Hadits tentang pembicaraan dan ucapan
1.Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah berbicara yang baik-baik atau diam (HR.Bukhori)
2.Diam (tidak bicara yang sia-sia) adalah suatu kebijaksanaan dan sedikit orang yang melakukanya (HR.Ibnu Hibban)
3.Apabila ada orang yang mencaci-maki kamu tentang apa yang dia ketahui pada diri kamu,janganlah kamu mencaci maki dia tentang apa yang kamu ketahui pada dirinya,karena pahalanya untuk kamu dan kecelakaan untuk dia.(HR.Ad-Dailami)
4.kebanyakan dosa anak adam adalah karena lidahnya (HR.Ath-Thabrani dan Al-Baihaqi)
5.Taukah kamu apa Ghibah itu? Para sahabat manjawab, "Allah dan Rasul-NYA lebih mengetahui." Beliau bersabda,Menyebut-nyebut sesuatu tentang saudaramu hal-hal yang tidak dia sukai."(HR.Muslim)
2.Diam (tidak bicara yang sia-sia) adalah suatu kebijaksanaan dan sedikit orang yang melakukanya (HR.Ibnu Hibban)
3.Apabila ada orang yang mencaci-maki kamu tentang apa yang dia ketahui pada diri kamu,janganlah kamu mencaci maki dia tentang apa yang kamu ketahui pada dirinya,karena pahalanya untuk kamu dan kecelakaan untuk dia.(HR.Ad-Dailami)
4.kebanyakan dosa anak adam adalah karena lidahnya (HR.Ath-Thabrani dan Al-Baihaqi)
5.Taukah kamu apa Ghibah itu? Para sahabat manjawab, "Allah dan Rasul-NYA lebih mengetahui." Beliau bersabda,Menyebut-nyebut sesuatu tentang saudaramu hal-hal yang tidak dia sukai."(HR.Muslim)
0 komentar: